• SMP As-Sabiqun berfoto dengan Jajaran YSRI

LOMOJARI (Lomba Motivasi Belajar Mandiri) untuk Sekolah Terbuka atau TKBM (Tempat Kegiatan Belajar Mandiri) yang diadakan oleh Bidang PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) Pemda Provinsi Jawa Barat diadakan di daerah Cipanas tanggal 12 hingga 14 November 2019.

LOMOJARI diikuti oleh Sekolah Terbuka seluruh Jawa Barat termasuk SMP As-Sabiqun  (menginduk ke SMPN 1 Cikarang Selatan) dan SMP Sekolah Ilalang (menginduk ke SMPN 1 Tarumajaya) dari Kabupaten Bekasi. Kedua SMP tersebut yang dinanungi oleh Yayasan Sekolah Rakyat Indonesia telah mengharumkan nama Kabupaten Bekasi dengan menjuarai lomba bidang keterampilan dan lomba cerdas cermat se Jawa Barat. Lomba keterampilan dimenangkan oleh SMP Sekolah Ilalang dengan peringkat pertama dan lomba cerdas cermat dimenangkan oleh SMP As-Sabiqun dengan peringkat ke-2.

SMP Sekolah Ilalang yang didampingi oleh Ibu Irna diikuti oleh 3 siswinya memaparkan hasil kreasinya berupa hiasan bunga dan tanaman dari gelas dan botol plastik. Tidak hanya itu, Handuk-handuk bekas dan galon-galon bekas juga bisa dimanfaatkan menjadi pot yang memiliki nilai estetik yang tinggi. Melalui kesabaran dan keterampilan anak SMP Sekolah Ilalang, dapat menghasilkan produk kreatif yang detail dan menjual. “Alhamdulillah, semoga melalui lomba ini anak-anak akan lebih termotivasi untuk berpikir kreatif dan menghasilkan hasil-hasil keterampilan yang lain sehingga anak jadi lebih termotivasi untuk sekolah” Tutur Ibu Irna.

SMP As-Sabiqun dari Cikarang Selatan juga memenangkan juara ke-2 cerdas cermat LOMOJARI SMP Terbuka se-Jawa Barat. Tiga Siswi dari SMP As-Sabiqun bersaing dengan ketat di final dengan SMP Terbuka dari Kota Bogor dan dari Kabupaten Tasikmalaya. Juara ke-2 dimenangkan oleh SMP As-Sabiqun dan Juara pertama dimenangkan dari Kabupaten Tasikmalaya. Raut wajah kecewa terlihat dari siswi As-Sabiqun tetapi Ibu Wita selaku pendamping, tetap menyemangati siswi-siswinya. “Alhamdulillah bisa mendapat juara ke-2 se Jawa Barat merupakan pencapaian besar yang patut disyukuri”. Selain itu ibu wita juga berkonsultasi dengan pendamping dari Kabupaten Tasikmalaya mengenai akademik “Iya, barusan saya ngobrol sama ibu pendamping dari Tasik mengenai cara belajar, metode dan lain-lain” Tutur ibu Wita.

Melalui ini, Yayasan Sekolah Rakyat Indonesia sangat banggga dan percaya bahwa Sekolah Terbuka adalah  solusi untuk memecahkan masalah anak-anak yang tidak mampu sekolah dan membantunya untuk mengarahkan mimpi dan menggapainya.

Leave a Comment